Kehilangan pekerjaan ketika cicilan masih berjalan: urutan tindakan di minggu-minggu pertama
Tanpa gaji, setiap tagihan tiba-tiba terasa sama mendesaknya. Padahal ada urutan, dan ada percakapan yang lebih baik dilakukan lebih awal.
Pertengahan tahun adalah masa ketika banyak perusahaan meninjau kembali strukturnya, dan sebagian pekerja pulang dengan kabar yang tidak diharapkan. Hari-hari pertama setelah kehilangan pekerjaan dipenuhi perasaan, dan di tengahnya ada daftar cicilan yang tanggal jatuh temponya tidak ikut berhenti. Yang dibutuhkan saat itu bukan rencana besar, melainkan urutan yang jelas.
Hitung sebelum memutuskan
Baca juga: Rumah pertama: menandatangani utang terpanjang dalam hidup tanpa membaca tahun-tahun belakangnya
Langkah pertama adalah mengetahui dua angka: berapa uang yang benar-benar tersedia, termasuk pesangon, sisa gaji, dan tabungan yang bisa dicairkan tanpa penalti besar; dan berapa pengeluaran minimum bulanan jika semua yang tidak wajib dihentikan. Membagi angka pertama dengan angka kedua memberi perkiraan berapa bulan napas yang ada. Angka inilah yang menentukan seberapa cepat harus bertindak, dan ia hampir selalu lebih panjang dari yang dirasakan di hari pertama.
Langkah kedua adalah membuat daftar semua kewajiban berjalan, lengkap dengan tanggal jatuh tempo dan apa yang terjadi jika terlambat. Daftar ini akan memperlihatkan bahwa tidak semua tagihan sama beratnya. Cicilan rumah yang jaminannya adalah tempat tinggal berbeda konsekuensinya dari langganan yang bisa dihentikan hari ini juga.
Bicara kepada pemberi pinjaman sebelum terlambat, bukan sesudahnya
Kesalahan yang paling umum adalah diam. Banyak orang menunda menghubungi bank atau lembaga pembiayaan karena malu, atau berharap pekerjaan baru datang sebelum tanggal jatuh tempo. Padahal pemberi pinjaman umumnya memiliki mekanisme bagi nasabah yang mengalami perubahan keadaan, dan mekanisme itu jauh lebih mudah diakses sebelum ada catatan keterlambatan daripada sesudahnya. Datanglah dengan dokumen yang menjelaskan situasi, angka yang sudah dihitung, dan pertanyaan yang spesifik tentang pilihan yang tersedia. Yang diminta bukan belas kasihan, melainkan penjadwalan ulang.
Urutkan kewajiban berdasarkan akibatnya, bukan berdasarkan siapa yang menagih paling keras. Tempat tinggal dan kebutuhan dasar keluarga di urutan pertama; kewajiban yang jaminannya adalah barang penting berikutnya; sisanya setelah itu. Pinjaman baru untuk membayar cicilan lama sebaiknya tidak masuk daftar sama sekali, karena ia hanya memindahkan masalah ke bulan depan dengan ukuran yang lebih besar.
Mengubah pengeluaran, bukan hanya menahannya
Minggu-minggu pertama biasanya dilewati dengan menahan diri. Yang lebih berguna adalah mengubah struktur: menghentikan langganan yang berjalan otomatis, menegosiasikan ulang hal-hal yang bisa dinegosiasikan, dan memberi tahu keluarga tentang keadaan agar pengeluaran bersama ikut disesuaikan. Percakapan terakhir ini sering terasa paling berat, tetapi keluarga yang tahu bisa membantu, sedangkan keluarga yang tidak tahu akan terus mengharapkan hal yang sama.
Kehilangan pekerjaan adalah peristiwa yang sementara, meski tidak terasa demikian ketika dijalani. Utang yang dikelola dengan tenang di masa ini akan tetap utuh dan tetap bisa dilunasi ketika penghasilan kembali. Utang yang dibiarkan tanpa percakapan adalah yang mengikuti seseorang jauh setelah pekerjaan baru ditemukan.
Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.