Pajak kendaraan tahunan: tanggal kecil di STNK yang sebaiknya masuk kalender
Kewajiban yang datang setiap tahun tetapi hampir selalu teringat ketika sudah lewat.
Ada satu tanggal yang tertulis di lembar STNK setiap kendaraan, dan sebagian besar dari kita baru melihatnya ketika ditanya petugas atau ketika hendak menjual motor. Itulah tanggal jatuh tempo pajak kendaraan bermotor, kewajiban tahunan yang berlaku bagi siapa pun yang namanya tercantum sebagai pemilik.
Pajak ini dipungut oleh pemerintah daerah, bukan kantor pajak pusat yang mengurus SPT tahunan. Jadi, memiliki NPWP dan rajin melapor SPT tidak otomatis menyelesaikan urusan ini. Keduanya berjalan terpisah.
Baca juga: Metode amplop: cara menabung kuno yang justru cocok untuk zaman uang digital
Kenapa sering terlambat
Alasannya sederhana: tidak ada tagihan yang datang ke rumah. Berbeda dengan listrik atau cicilan, pajak kendaraan menunggu kita yang datang. Kalau tanggalnya tidak dicatat, ia hanya akan muncul kembali sebagai denda keterlambatan atau sebagai kejutan saat perpanjangan lima tahunan.
Saran kami tidak muluk. Buka STNK sekarang, cari tanggalnya, lalu pasang pengingat sebulan sebelumnya. Sebulan cukup untuk menyisihkan uangnya pelan-pelan, karena jumlahnya bukan angka kecil bagi banyak rumah tangga, apalagi jika kendaraannya lebih dari satu.
Kalau kendaraan masih atas nama pemilik lama, urusan balik nama sebaiknya tidak ditunda terus. Selama nama belum berganti, setiap tahun kita akan berurusan dengan dokumen orang lain.
Satu surel singkat setiap kali ada artikel baru. Tidak ada iklan, berhenti kapan saja.